Morea, Sang Penjaga Mata Air Sungai Waiselaka Warga Desa Waai, Maluku Tengah, menganggap ikan ini sebagai penjaga mata air Sungai Waiselaka yang menjadi sumber penghidupan bagi seluruh desa. tahun lalu, leluhur masyarakat Desa Waai melemparkan sebuah tombak sakti dari pegunungan Salahutu. Tombak itu tertancap kokoh dan memunculkan satu mata air saat dicabut dari tempatnya tertancap. Mata air itu bernama Waiselaka dan menjadi tumpuan hidup bagi warga Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, sampai saat ini. Satu hal yang menarik, bersamaan dengan munculnya mata air Waiselaka itu, muncul pula sosok hewan menyerupai belut dengan ukuran yang sangat besar. Masyarakat menyebut hewan itu morea. Selintas, morea tampak seperti belut listrik yang hidup di air asin, namun hewan ini berasal dari sungai air tawar yang terbentuk dari mata air Waiselaka. Tubuhnya bulat panjang hingga mencapai 2-2.5 meter dengan garis tengah mencapai 15-20 sentimeter. Seluruh permukaa...